• pukul 2

    Aku suka pukul dua pagi. Itu waktu yang paling aku suka di tiap belahan bumi. Pada pukul itu, tidak ada siapa-siapa kecuali aku. Tidak ada suara amuk bapak atau suara… More.

  • pukul 1

    Aku benci rumahku. Selain karena isinya yang menyedihkan, tidak ada stasiun terdekat di sana. Mau tidak mau harus naik bus kota. Aku benci bus kota. Karena berdiri atau duduk bayarnya… More.

  • prolog

    Besok sudah Senin lagi. Bukankah waktu bergulir begitu cepat? Seolah kita semua telah berhenti pada dua ribu sembilan belas? Apakah dunia memang telah berakhir? Apakah kita sebenarnya sudah ada di… More.

  • Tidak ada jawaban adalah jawaban.

    “Aku suka kamu, deh.” Dia hanya mendengarkan dan gak menjawab apa-apa. Dia tersenyum kecil, sambil menatapku. Senyumannya memang indah, makanya sering mengalihkanku dari jawabannya yang gak pernah kudengar itu. Ya.… More.

  • Di Sebelah Sana

    Aku duduk di bangku paling depan. Bukan karena aku rajin atau karena ingin, tapi karena yang di papan tulis akan lebih jelas bila aku duduk di sana. Kalau dia… dia… More.