Alina yang membenci seisi hidupnya, berusaha untuk menciptakan realita baru melalui kebohongan yang ia ciptakan dengan menjelma seseorang bernama Marni, ketika ia berkenalan dengan seorang laki-laki yang ia temui di bus pada pukul setengah lima. Apakah kebohongan itu berhasil menyelamatkannya? Atau menambah kesialan dalam hidupnya? Lantas pula, bagaimana nasib laki-laki yang telanjur menjatuhkan hatinya pada Marni? Apakah Alina mampu menjaga rahasianya sendiri? Apakah Alina bisa menyukai hidupnya meski dalam sebuah kepalsuan yang sempurna?
Leave a comment