MYTSKM – 3

Tidak butuh waktu lama, Dipta memberikan impresi yang tidak biasa kepadanya. Perkenalan yang biasanya buat Rani adalah momentum yang basi, tapi Dipta mengubahnya menjadi sebuah prolog yang menjanjikan. 

“Hai, Rani. Gue Dipta,” sambung Dipta.

“Kita kayaknya punya banyak kelas yang sama, ya?” tanya Rani memastikan. “Kenapa kenalannya baru di kelas Pak Sunardi?”

“Nunggu biar bisa cuma berdua aja,”

Rani cukup tersipu. Dia jarang bertemu dengan seseorang yang bicara sefrontal itu. 

Sambil menunggu kelas berikutnya, mereka mengisi kesempatan itu dengan saling mengenal. Ternyata Dipta dari Semarang, dan di sini dia tinggal dengan om & tantenya. 

“Bukannya di Semarang juga banyak universitas yang punya jurusan komunikasi?” tanya Rani penasaran.

“Gue nggak cari universitasnya, sih, Ran, gue cari Jakartanya,” jawab Dipta.

“Cari… Jakartanya?” sahut Rani sedikit kesulitan memahami.

“Hmm… Ini agak panjang sih ceritanya. Gapapa?”

Rani menengok layar handphone-nya, ternyata masih ada cukup waktu. “Gapapa,”

“Dulu waktu gue lulus SD, bokap sama nyokap pisah, jadi gue ikut kakek sama nenek gue ke Semarang. Selama SMP dan SMA di sana, gue nggak punya rencana selain untuk kembali ke Jakarta. Satu-satunya kesempatan gue, ya, cuma waktu kuliah ini.”

“Bentar-bentar,” Rani menanggapi sambil berusaha memahami. “Bokap sama nyokap lo pisah… Kenapa jadi ikut kakek sama nenek, lo? Kenapa nggak ikut salah satunya aja—antara bokap atau nyokap lo?”

Dipta menatap Rani serius. Sesaat kemudian, Rani baru tersadar bahwa tidak sepantasnya pertanyaan itu keluar dari mulutnya. “Eh, sorry, Ta, gue nggak maksud kelewatan,”

“Santai, Ran, gue malah seneng dengernya,”

“Seneng?”

“Iya. Biasanya, tiap kali gue jelasin itu ke orang yang baru kenal, mereka cuma iya-iya aja,” ucap Dipta menjelaskan. “Baru lo, nih, yang tertarik buat nanya.”

“Berarti boleh dijawab dong, Ta?”

“Eh, iya, belom jadi dijawab ya,” ucap Dipta. “Mmm… Bokap sama nyokap udah nikah lagi sama pasangan masing-masing. Yah, singkatnya, mereka nggak ada yang mau bawa gue.”

Rani membelalak. “Nggak mungkin!”

Dipta mengangkat bahunya. “Gitu, deh.”

“Terus? Sekarang udah balik ke Jakarta mau ngapain?”

Dipta terdiam sebentar. “Mau ngapain, ya, Ran?”

Gantian Rani yang mengangkat bahunya. 

“Mungkin untuk cari arti pulang. Itu aja,” sambung Dipta.

Jawaban Dipta hari itu masih Rani ingat, bahkan sampai sekarang. Arti pulang. Arti. Pulang. Sejak pertama kali mendengarnya, Rani sebenarnya ingin sekali bertanya apa maksudnya. Karena bagaimana bisa seseorang yang tidak diterima oleh orang tuanya sendiri, berani menginginkan perasaan pulang seperti orang lain? Apakah bisa? Apa masih mungkin?

Dari perkenalan itu, Rani dan Dipta menjadi teman baik. Tidak cukup untuk dikatakan teman dekat, karena keduanya hanya berinteraksi ketika berada di kelas yang sama, tapi mereka punya hubungan yang sangat baik. Dipta hampir selalu duduk tepat di belakang Rani setiap di kelas, membuat Gina akhirnya berbisik kepada sahabatnya itu, “Ran, lo jadian ya sama dia?”

“Dia siapa?” tanya Rani bingung.

“Itu…” jawab Gina perlahan sambil melirik ke belakang ke arah Dipta. 

“Dipta maksud, lo? Nggaklah!” sangkal Rani dengan cepat.

“Gosipnya gitu, tau,” ucap Gina setengah berbisik, wajahnya berubah serius. “Ran, dia, tuh, jarang kelihatan deket sama cewek. Lo sadar, nggak, tiap di kelas dia nempel-nempel lo mulu?”

“Gosip apaan, sih, ah. Lo sama gituan aja percaya. Lagian siapa yang nempel, sih? Orang dia duduk di belakang kayak yang lain,”

“Ah lo mah nggak sadar,”

Rani terdiam sebentar, kemudian dia tersenyum. “Tapi emang lucu, sih, anaknya,”

Gina memandangnya dengan banyak dugaan, “Tuh, kan, lo naksir!”

“Habis kelas ke mana, Ran?” tanya Dipta tiba-tiba yang mendatanginya, membuat Rani reflek menyiku tangan sahabatnya untuk menyuruhnya diam.

“Gue mau langsung balik, sih,” jawab Rani kepada Dipta.

“Balik? Pulang ke rumah maksudnya?”

“Mmm… Mau mampir ke toko buku dulu sama Gina. Kenapa, Ta?”

“Kalau Gina-nya diganti gue… Boleh nggak?”

Rani mengangguk, sementara Gina di sampingnya cuma bisa menahan senyum karena melihat sahabatnya tersipu.

***

“Apa jangan-jangan dia emang friendly aja, ya, Ran?” tanya Gina beberapa hari setelah kencan antara Rani dan Dipta ke toko buku. Kecurigaan Gina mulai muncul ketika Rani cerita, kalau sepulang dari toko buku, Dipta tidak menghubunginya sama sekali. 

“Iya. Kayaknya gue yang kegeeran, deh, Gin,” jawab Rani lemas.

“Emang waktu di toko buku lo pada berantem?”

“Nggak! Malah…” jawab Rani sedikit ragu untuk melanjutkan.

“Malah apa?”

“Dia gandeng tangan gue,”

“Brengsek, love bombing dia, Ran.”

“Iya, ya, Gin?” ucap Rani pasrah. “Duh! Nggak suka, nih, gue kayak gini. Dari dibuat seneng, jadi dibuat nunggu. Mana sebentar banget senengnya,”

Bukan hanya tidak menghubunginya, sudah dua hari ini, Dipta tidak kelihatan di kampus. Apa dia sakit? pikir Rani khawatir. 

“Tapi kalau menurut gue, lo mending hati-hati, deh,” kata Gina kepada Rani. “Karena yang dikit-dikit ghosting bisa buat kita kejebak lama. Bahkan lebih lama daripada deketnya. Hiiiiii…..” 

“Rese lo, Gin, bikin gue parno aja. Emang se-horror itu?”

“Se-horror itu…” sahut Gina ngeri.

Keesokan harinya, Dipta masih belum juga masuk kuliah. Ada sedikit rasa penasaran yang membuat Rani ingin bertanya kepada salah satu teman Dipta di kelas, tetapi sesuatu menahannya, salah satu alasannya karena belum Dipta masih belum membalas pesannya di Whatsapp.

“Gue chat lagi aja kali, ya, Gin?” tanya Rani yang sepanjang kelas berlangsung tampak berulang kali memeriksa notifikasi di handphone-nya.

“Harusnya, sih, jangan,” jawab Gina.

“Tapi?”

“Tapi daripada lo gelisah sendiri, chat aja, sana.”

Rani pun mengatur pernafasannya, lalu memberanikan hatinya untuk membuka room chat dan mencoba untuk mengirim Dipta pesan yang baru lagi: Sakit, Ta?

“Gimana?” tanya Gina cepat.

Rani menoleh. Wajahnya kelihatan sedikit kecewa. “Centang satu.”

Gina memandangi wajah Rani dengan kasihan. “Ya udah, tunggu nanti pas anaknya udah muncul aja,”

Gina ada benarnya, tapi buat Rani yang tengah jatuh cinta, tentu saja tidak berlaku begitu. Jatuh cinta membuat sebagian orang jadi menggebu-gebu. Jadi, mau itu istilahnya ghosting, mau itu love bombing, tidak menghapus fakta bahwa Rani jatuh cinta kepada Dipta, tanpa bisa menjelaskan alasannya. 

Seminggu berlalu dan Dipta masih belum juga membalas pesannya. Namun ada yang cukup mengganjal dalam pikiran Rani karena pesannya masih centang satu, berarti pesan yang dia kirim sudah terkirim, tetapi belum diterima oleh Dipta. 

Hari itu, kelas usai sebelum makan siang. Sesaat setelah dosen keluar dari ruangan, dari pintu kelas, terlihat Gina yang berjalan cepat ke arah Rani. “Lo kenapa buru-buru gitu, Gin?” tanya Rani yang sedang mengemas barang-barangnya ke dalam tas.

“Toilet yang deket kelas, kan, lagi dibersihin, jadi gue ke toilet yang ke arah kantin,” kata sahabatnya itu. “Dari jauh, kelihatan ada Dipta di sana,”

Rani berhenti.

“Lo mau ketemu dia?” sambung Gina.

Rani terdiam sebentar.  “Nggak, deh. Gue mau langsung pulang, habis ini juga udah nggak ada kelas.”

“Cie, ceritanya kabur nih?” ledek Gina.

“Iya, ya? Kayak kabur banget, ya, gue? Aneh, deh, gue,” sahut Rani pelan. “Kenapa gue jadi kayak tersakiti gini, ya? Padahal bukan salah dia punya sifat friendly? Iya, kan?”

“Terus salah siapa dong?” Gina nyengir.

“Salah gue yang baper!”

 Rani beranjak dan meninggalkan ruangan kelas. Dia berjalan sambil melirik handphone-nya. Bukan. Bukan untuk memeriksa notifikasi dari Dipta, tetapi untuk memastikan posisi ojek online yang sudah dia pesan sebelumnya. 

Sepanjang perjalanan menuju rumah, bohong bila Rani tidak memikirkan Dipta. Bahkan, hanya itu yang memenuhi kepalanya sekarang. Rani sendiri cukup menyayangkan keputusannya untuk menghindari Dipta. Padahal, kalau tadi dia tidak kabur, mungkin sekarang Rani sudah dengar alasan dari Dipta langsung. Kenapa jadi takut gini ya ketemu dia? Apa karena gue takut ngadepin perasaan gue sendiri? pikirnya.

***

Pukul setengah enam pagi. Rani sudah berdiri di depan pagar rumah untuk menunggu ojek online-nya. Hari ini ada kelas Pak Sunardi, jadi Rani mau berangkat lebih pagi dari biasanya, mengingat dia sudah pernah kehilangan satu catatan kehadiran karena waktu itu terlambat. 

Pukul enam lewat dua puluh menit. Kampus belum terlalu ramai. Rani berjalan dari gerbang depan menuju kelas dengan earphone yang terpasang di telinganya sejak berangkat dari rumah tadi. Lagu 1979 dari The Smashing Pumpkins yang sedang dia senandungkan pelan, terpaksa dia hentikan ketika melihat seseorang di ujung lorong menuju kelasnya. 

Rani memperlambat langkahnya sampai benar-benar berhenti. Dia sadar seseorang dengan jeans dan kaos hitam itu menatapnya. Rani merasakan jantungnya berdebar. 

“Kepagian, Ran. Jam tujuh juga belom,” ucap Dipta menyapanya.

143 responses to “MYTSKM – 3”

  1. mellowee14ed7f68

    dip… dip… duhh

    Like

  2. Fay

    OHHH Rani, enjoy the moment ga sih hihi

    Like

  3. Anonymous

    plisss dipp napa ilang” an si

    Like

  4. Anonymous

    aduhhhh gue dipta bgt lagiiiiii😭😭🙏🏿

    Like

  5. Anonymous

    the smashing pumpkins mentionedddd

    Like

  6. Anonymous

    Dipta gue tandain lo yehh

    Like

  7. Anonymous

    inimah serasa baca kisah gw sendiri 🙃

    Like

  8. Anonymous

    dipta gasalah koo, Rani (alias me) aja yg trllu cpet menyimpulkan 🙄

    Like

  9. Anonymous

    dipta gasalah ko, Rani(alias me) aja yg terlalu cepat menyimpulkan 🙄

    Like

  10. Anonymous

    surya gueh. 😭

    Like

  11. Anonymous

    yg love bombing gini emang susah bikin move on 😭🤚🏻

    Like

  12. Anonymous

    Emgg jeans+kaos hitam kayak gitu rann

    Like

  13. Anonymous

    manusia friendly emang sedikit banyak cukup menyakitkan

    Like

  14. Vivi Aviana

    taraaaa, dipta si avoidant wkwkw. tapi dipta cinta mati ke rani, tp ya gitu timbul tenggelam. sbr ya rani perasaanmu valid kok

    Like

  15. Anonymous

    dipta awas surya mau lewat

    Like

  16. Anonymous

    ASTAGAAA KAMU JUGA JATUH UNTUK COWO FRIENDLY ITU TOH RAN🤭🤭🤭🤭🤭 ( sama sih ehehehe)

    Like

  17. Bintangfajar

    dipta, bisa gasih minggir dulu, kasih space dong buat surya

    Like

  18. Anonymous

    to: Dipta
    bisa ga sihh Lo minggir dulu, kasih dong space buat Surya

    Like

  19. Anonymous

    ini mah sama ran cerita nya sama kek gua :)

    Like

  20. Anonymous

    omg

    Like

  21. Anonymous

    lahh rann kisah gua🙏🏻

    Like

  22. Anonymous

    ilangg nih, nanti dateng lagi

    hadeuhhh

    Like

  23. Kembalikan SURYAAA 🫠

    Like

  24. Anonymous

    sampe sni br sdr klo feed yg tgl15 april itu pov nya surya, kirain si rani😔😭😭😭

    Like

  25. Anonymous

    TIAP HARI UPDATE BOLEH GA US?

    Like

  26. Anonymous

    Skip Dipta, Go Surya

    Like

  27. Anonymous

    gelooooo si dipta nanaonan sih tb tb datang deui kieu

    Like

  28. Anonymous

    Dipta.. Dipta..

    Like

  29. Anonymous

    BISA GAK SIH TA GAK USAH TBA TBA MUNCUL LAGI ,KESELL 😭

    Liked by 1 person

  30. Anonymous

    kenapa de javu gini dahh

    Like

  31. Anonymous

    haduh dipta diptaa

    Like

  32. Ni Putu Desi Savitri

    Emang bolehh tiba” nyapa padahal sebelumnya dicuekin🙂

    Like

  33. Anonymous

    raaannn runnn raaannnn runnnnn

    Like

  34. Anonymous

    Di Bab sebelumnya mau komen bilang sama Dipta aja. Alhamdulillah ga jadi ☺️🙏🏼 kayaknya belio beneran love bombing 😔

    Like

  35. Anonymous

    emg di jaman yg serba embuh ini harus tetep punya pikiran “baik kan belum tentu suka”, ran😌

    Like

  36. Anonymous

    bener bener ye lu dipta

    Like

  37. Anonymous

    ussss cepettttt rilis bab baruu plssssss

    Like

  38. Anonymous

    ranii lari, kejebak cinta sendirian tuh gaenaaak

    Like

  39. males bgt dibuat serba salah gini

    Like

  40. Anonymous

    Dipta mending kita berantem aja :)

    Like

  41. Anonymous

    awalnya senyum-senyum sendiri, lama-lama…🙂

    Like

  42. Anonymous

    kalau menurut aku jadi cegil dikit gapapa sih ran, kalau kesempatan kan jarang datang dua kali. Dari pada nyesel diakhir mending pepet terussss, janhan sampe Dipta ilang lagi tuhh

    Like

  43. Anonymous

    jauh jauh dari diptaa raaaaaan, sebelum kamu kecintaan :)

    Like

  44. Anonymous

    jauh jauh dari diptaa ran, sebelum kecintaan bgt :)

    Liked by 1 person

  45. Anonymous

    run aja ran, cwok sejenis dipta tu ujungnya bkala pait. Serius

    Like

  46. Anonymous

    run aja rani, cwok sejenis dipta tu paitttt

    Like

  47. Anonymous

    ngapain sih lu dipta, pake acara ngilang segala??!

    Like

  48. Anonymous

    ngapain sih lu dipta, pake acara ngilang segala??!!

    Like

  49. Anonymous

    Sebagai Alumni dari kisah yang seperti ini, lebih baik kamu run dari sekarang aja ran. pait deh pkoknya!

    Like

  50. Anonymous

    dahh lah emng paling bener jgn berharap😭

    Like

  51. Anonymous

    yang kayak gini emang bikin kangen sih

    Like

  52. Anonymous

    benciii bgt sm dipta💔

    Like

  53. Anonymous

    paling ga suka tokoh abu² yg kayak Dipta gini, tapi kalo kita sendiri yg ngalamin, kenapa ya suka² ajaa. CINTA BUTA😭

    Like

  54. Anonymous

    Aku suka abu² tapi aku ga suka ya kalau dibawa ke zona abu²😔

    Like

  55. Anonymous

    ran, mending surya..

    Like

  56. Anonymous

    rani kabur please sebelum makin menjadi😭 persis bgt kaya kisahku, deket pas kuliah emang pure karena sering ketemu dan orangnya friendly, malah disangka suka, sampe lulus masih deket, pas wisuda bingung cara ngejauhnya gemana karena beda kota. pelan2 udah menjauh, tapi kok malah sedih bgt kaya kehilangan. chat ga sesering dulu, tiba2 dia bilang mau nikah hahaha. disitu baru sadar deh ternyata emang kehilangannya bukan cuma as a friend. selama ini ternyata ada rasa, tapi sama sama denial, sama-sama tau kalo gak bakal bisa hehe jadi mencoba biasa aja, pas baca ini malah keinget lagi🥲

    Like

  57. aghh dipta jgn bikin bingung dongg

    Like

  58. Anonymous

    iihh bener bener ya lu dipta🫵🏻

    Like

  59. Jahat banget sihT_T

    Like

  60. Anonymous

    si dipta dipta ini kok familiar ya 😊

    Like

  61. Anonymous

    RANIII LO KENAPA LEMOT BIN BLOON BIN BAPER EGEE

    Like

  62. Anonymous

    beneran ngadepin yang kaya dipta tu buat diri ngebatin deh

    Like

  63. automatic8a62782685

    ran aku kasih tau aja mening run dri sekarang,type kayak dipta bikin susah move on lohhh

    Like

  64. Anonymous

    rani mening kamu run dehh,soalnya tipe yang kanyak dipta bikin sisah move on

    Like

  65. Anonymous

    dipta aku pengen jitak boleh?

    Like

  66. Anonymous

    jadi keinget lirik lagu “menyapa dan hilang, terbit tenggelam bagai pelangi YANG INDAHNYA HANYA SESAAT” 😭

    Like

  67. Kenapa mas-mas Semarang rata” friendly ?

    Like

  68. blazezealous974f6547e2

    IYA APA YA DIPTA YANG JUALAN KOPI 😭😭

    Like

  69. Raihanah Labibah

    Dipta mau nya apa?😊☺️ (Tersenyum bahagia)

    Like

  70. Anonymous

    dipta…..

    Like

  71. Anonymous

    US PADAHAL AKU GAPERNAH CERITA KE KAMU, TP KENAPA ALUR CERITANYA SAMA??? DAN…NAMAKU…JUGA…RANI… 😀

    Like

  72. ekaranifn

    Dipta ga jelas bintang satuuu huuu

    Liked by 1 person

  73. Anonymous

    kok familiar ya sama dipta dipta ini, ternyata crushku sendiri ky dipta😊

    Like

  74. Anonymous

    karakter yang kek Dipta emang gampang bgttt bikin jatuh cinta😭😭

    Like

  75. Anonymous

    run aja rani

    Like

  76. Anonymous

    omgg

    Like

  77. Anonymous

    kalau nonjok dipta berlebihan g ya?😀

    Like

  78. Anonymous

    ran lari gak? lari ke pelukan dipta maksudnya hehe

    Like

  79. Anonymous

    kebayang mas dikta pas baca si dipta ini

    Like

  80. Anonymous

    dan ternyata Dipta yang jual kopi 😭🫵🏻

    Like

  81. Anonymous

    aku suka yg abu-abu kek dipta gini☺️

    menantang syekaliiihh😋🤏

    Like

  82. Anonymous

    panjang umur dah lo dipta

    Like

  83. Anonymous

    kata gue sih lu jaga jarak dari skrng rannn, gua udh pernah ngerasain kaya gtu. daripada sakit hati mending lu pergi, run ran runnn fyuuuuh 😭

    Like

  84. Anonymous

    ini cerita pas rani kuliah, tapi kemarin pas cerita kerja masih bareng surya mulu, tau kan kenapa :))

    Like

  85. Anonymous

    sabar sobat tunggu saja kelanjutannya knp dipta se santuy itu

    Like

  86. Anonymous

    awas awasss nnti sedih ran

    Like

  87. joyousprince873283872c

    Diptaa pliss yaa jgn suka ngilang hbs ngasih harapan 👊🏻

    Like

  88. Anonymous

    Merinding bgtt sama org prendlyy dan love bombing. Jadii takut klo pengirim pesan dikopi Rani sii DIPTA 🙂🖐🏻

    Like

  89. Anonymous

    Dipta gw ada satu lagu buat lu “bila tak ingin disini jangan berlalu lalang lagi”😏

    Like

  90. Anonymous

    bau” dipta si avoidant

    Like

  91. tolongggg, rannn, jangan coba-coba, mending sama surya ajaaaa, yukk bisaa yukkk. sakitt rannn kalau mau nekat sama diptaa🫠

    Like

  92. tolongggg, rannn, jangan coba-coba, mending sama surya ajaaaa, yukk bisaa yukkk.

    sakitt rannn kalau mau nekat sama diptaa🫠

    Like

  93. Anonymous

    dipta dipta 🫵🏻🫵🏻🫵🏻

    Like

  94. Anonymous

    tebak ending sahabat☺️

    Like

  95. Anonymous

    EMANG BOLEH SE BIASA AJA ITU DIPTA 🤬

    Like

  96. Anonymous

    cukup lah dipp

    Like

  97. Anonymous

    emang boleh kaya gitu dip? sopan? 😊

    Like

  98. Anonymous

    dippp ??? lu jangan sok-sokan kaya ga terjadi apa-apa yaa, awasss ajaaa☺️

    Like

  99. Anonymous

    rannn kok kisah kita samaa sihhh ☺️

    Like

  100. Anonymous

    anehh banget selalu suka karakter yg kayak dipta dipta dipta iniii

    Like

  101. Anonymous

    SINGKAT, PADAT, MUNCUL LAGI😔

    Like

  102. Anonymous

    ih mirip akau (kisahnya) AWKWKW pergi ke gramed – asing AHAHAHA

    Like

  103. Anonymous

    yang kaya gini mah ujungnya asing raann, percaya sama gue

    Like

  104. Anonymous

    dipta kayanya asik deh orangnya, jadi penasaran 🤔🤔

    Like

  105. Anonymous

    Dipta kayanya orangnya asik deh, jadi penasarann🤏🤏

    Like

  106. Anonymous

    raniii kita pernah di posisi yg sama

    Like

  107. Anonymous

    habis digandeng trus centang satu trus tiba-tiba nongol itu maksudnya apa ya dip?😔😭🫵🏼

    Like

  108. Anonymous

    Love bombing semengerikan itu mmg, huftttt:(

    Liked by 1 person

  109. Anonymous

    hadehh diptaaa diptaaa

    Like

  110. Anonymous

    tiba-tiba nongol itu maksudnya apa ya dip? DARIMANA AJAAA HAH? habis gandeng tangan rani langsung centang satu🫵🏼😔

    Like

  111. Anonymous

    Dipta udah kayak main layangan, tarik-ulur 😊😊😊

    Like

  112. Anonymous

    PA MAKSUD TIBA-TIBA NONGOL HAH? HP NYA RUSAK KAH DIP?😭😔🫵🏼

    Like

  113. Anonymous

    SHIBAAAALLLL

    Like

  114. Anonymous

    tarik ulur bgt dip?

    Like

  115. Anonymous

    Dikta, D nya Deymmm

    Like

  116. Anonymous

    bes

    Like

  117. Anonymous

    ya ampun di eps 3 ini gw sambil baca sampe beneran akting ngikutin alurnya. gedegnya terasa bngtt😭

    Liked by 1 person

  118. Anonymous

    WOILAAAHHH DIPTAAAA!!

    Like

  119. Anonymous

    si keren tuhh

    Like

  120. Spesies kayak Dipta ini nih yg susah

    Like

  121. ammaravall

    DIPTA INI KENAPA SI USS SEBENERNYAA

    Like

  122. Anonymous

    DUHH SURR MASA SAINGAN LO MASA LALU SIH

    Like

  123. Anonymous

    pertama ga nih usss

    Like

  124. Ridha Nur Lathifah

    haduh raann, ini ujungnya asing raannn (aku)😔☝🏻

    Like

  125. Stecuu

    Ya ampunnn DIPTAAA ihhh apaan main ngilang gitu aja kan kasiann RANII DIPTAAA😭

    Like

  126. Anonymous

    pasti jantung rani dagdigdug jederrr

    Like

  127. Anonymous

    ran skrg kanu trust issue ya ran😭

    Like

  128. Anonymous

    DIPTAA LU BENER’ YAA😭

    Like

  129. Anonymous

    aduuhhh rann, ko sama kaya nasib gue😔

    Like

  130. Anonymous

    DIPTAAA GA JELASS LOO ANJAY

    Like

  131. Anonymous

    aduh rann, ko mirip gini sama nasibku😬😔

    Like

  132. Anonymous

    BENER’ DIPTAAAA

    Like

  133. Anonymous

    DAMN!!!! Malah muncul lagi ..

    Like

  134. Anonymous

    ranii tim yg baper sma yg prendddlyy

    Like

  135. Anonymous

    wahahahaha syalan

    Like

  136. Anonymous

    DIPTAAA JANGAN ABU ABU KAYAK DIA DONGHHH (tpi aku tim surya🙂)

    Like

  137. Anonymous

    sialaannnn😭 deg deg deg

    Like

  138. Anonymous

    wkwk menghindarnya kali ini udh gabisa, ran wkwk

    Like

  139. candybuttery1f64988799

    si surya terlupakan wellll

    Like

  140. Anonymous

    yaallah dip, jangan gitu dong

    Like

  141. Detaa

    Aaaaa raniii, gw tau banget lagii rasa nyaaaaa

    Like

  142. Anonymous

    Dr mana aja kamu diptaaa🙂🙂

    Like

  143. Anonymous

    emang boleh sesingkat ini, ga mereka, ga episode ini sama-sama singkat😖😖

    Like

Leave a comment