pukul 7

Semua orang punya kisah tentang cinta pertama mereka. Mereka, dengan sengaja atau tidak sengaja, sadar atau tidak sadar, menyimpan kisah itu pada sebuah rak khusus di dalam pikirannya. Rapi, bahkan terlalu rapi hingga kisah lain kerap kali iri padanya. Sebuah pertanyaan yang terlalu mudah untuk dijawab. Sebuah masa lalu yang terlalu jelas untuk diingat. Kisah cinta pertama adalah alasan mengapa sebagian dari kita punya tokoh istimewa, meski tak lagi di realita tempatnya.

β€œIni kayaknya tempatnya, ya, Al?” tanya Tio memastikan alamat yang sedang dicarinya.

Aku membuka handphone, untuk juga mencocokan alamat yang ada di internet dan di tempat kami sekarang. β€œBener, sih, harusnya. Tuh nomor lima enam,”

β€œYa udah, aku turun duluan deh,” kata Tio. β€œKamu di mobil aja, ya, di luar panas. Eh, berani nggak ditinggal sendiri?”

Aku menatapnya heran. β€œIh… apa sih pertanyaannya? Aneh aja,”

β€œLho kok aneh? Ya… kalau takut mah gak apa-apa, juga, Al…” lanjutnya sambil nyengir. β€œSemua orang itu penakut, Al. Bedanya, ada yang gengsi mengakuinya, ada yang berani.”

Tio bukan cinta pertamaku. Ia cinta ke sekianku. Tapi apa yang orang-orang rasakan soal cinta pertamanya, bisa kurasakan pada Tio. 

β€œNggak. Aku nggak gengsi,” sahutku buru-buru.

β€œIya, tapi itu tetap takut namanya,” katanya lagi sambil tertawa kemudian turun dari mobil untuk berjalan ke toko percetakan.

Aku tidak takut sendiri. Aku tidak pernah takut. Oh. Aku pernah takut, ketika untuk pertama kalinya bapak menamparku. Tapi, habis itu sudah. Aku sudah tidak takut lagi. Memang butuh waktu, butuh banyak waktu. Seperti yang pernah ibu bilang, β€œLuka adalah goresan yang pertama, yang setelahnya sudah bukan lagi luka namanya.”

Ada jeda yang begitu gelap dan menakutkan di sebuah masa peralihan antara memandang bapak sebagai bapak atau sebagai orang jahat. 

Dia seorang bapak, tapi dia jahat. Dia orang jahat, tapi dia bapakku.

Itu adalah kalimat yang selalu berulang, berteriak tanpa suara, di dalam kepalaku. Aku membencinya. Sangat. Sebab itu adalah satu-satunya keadaan kesepian yang kurasakan; marah, tapi aku cuma bisa diam.

Bahkan Ibu saja tidak tahu. Ibu tidak tahu aku takut. Ibu tidak tahu aku menderita. Ibu tidak tahu aku sengaja pulang terlambat karena aku tidak mau di rumah. Ibu tidak tahu bahwa satu-satunya alasanku masih tetap kembali ke rumah, hanya untuk memastikan ia selamat. Ibu tidak tahu bahwa rasa sakitnya kini hidup di hatiku. Ibu tidak tahu bahwa semua yang bapak lakukan membunuh banyak harapan. Ibu tidak tahu bahwa aku tidak sekuat dirinya. Ibu tidak tahu aku tidak bisa lagi merasakan apa pun, bahkan terhadap laki-laki baik seperti Tio. Ibu tidak tahu bahwa yang kuberikan pada Tio adalah kotak kosong yang akan mengecewakannya. Ibu tidak tahu, dan memang lebih baik begitu. 

β€œLoh kok cepet?” tanyaku saat Tio sudah kembali ke mobil.

β€œTutup ternyata,”

β€œKan… Udah kubilang ini hari Minggu, Yo, pasti tutuplah…”

β€œYa habis kalau tujuannya nggak penting, kamu nggak akan mau pergi sama aku,” katanya. β€œJadi waktu kantor nyuruh aku cari tempat bikin spanduk, aku langsung kepikiran kamu, kepikiran minta temenin kamu, biar bisa jalan berdua kamu.”

Ia berhenti sebentar. Wajah usilnya yang tadi cengar-cengir, berubah serius.

β€œAku kangen kamu, Al,” lanjut Tio. β€œBeberapa minggu ini, kerjaanku cuma cari alasan buat ketemu kamu. Aku tahu kamu menghindar, tapi aku nggak tahu apa alasannya,”

Tahun pertamaku dengan Tio tidak menghadirkan banyak masalah, sebenarnya. Kami baik dengan segala rupa pertengkaran dan cinta terhadap satu sama lain. Hingga sebulan setelah hari jadi satu tahun kami, bapak masuk rumah sakit karena berusaha mengakhiri hidupnya dengan meminum cairan obat nyamuk. Kala itu, Ibu menemukan bapak tergeletak di dekat dapur, dengan mulutnya yang penuh busa. Bapak memang pengecut, dan itu akan selalu menjadi dirinya. 

Setelah kejadian itu, banyak hal berubah. Termasuk aku. Termasuk hubunganku dengan Tio.

β€œAku gapapa, cuma lagi pengin di rumah aja,”

β€œPengin di rumah? Apa aku nggak salah denger? It doesn’t heard like you, Al.” sela Tio cepat-cepat. 

Aku kehabisan alasan, sementara Tio terus menciptakan beribu alasan baru hanya untuk sekadar bertemu denganku. Dia tidak salah, justru aku yang tidak wajar. Aku tidak kasih tau dia soal bapak yang masuk rumah sakit. Aku tidak mau bilang, tidak mau dia tahu, tidak mau dia menaruh kasihan atau bahkan terlalu khawatir padaku. Aku hanya ingin Tio melihat sedikit dari sisa duniaku yang memang masih layak untuk dilihat.

β€œBukan…” lanjutku berusaha menambah alasan. β€œMaksudku bukan lagi pengin di rumah, tapi emang lagi nggak pengin ke mana-mana, loh…”

β€œYa udah.” 

Ya udah-nya bukan berarti dia menerima, bukan berarti dia mengiakan atau mengerti. Ya udah-nya berarti cukup. Ia tidak mau menghadapi orang gila yang keras kepala, yang bebal hatinya. Ia tidak mau pertemuan kami berujung pada sebuah pertengkaran yang membuang waktunya. Ia ingin bagian ini berlalu dan terlupa begitu saja. Ia sudah tidak suka lagi berdiskusi denganku. Ya… Tio sudah berada di titik itu.

Aku selalu takut kalau dia marah. Aku takut dia berujung lelah dan menyerah. Hingga pada suatu waktu, aku tahu, bahwa itulah pilihan yang baik untuknya.

β€œMaaf, ya? Aku janji nggak gitu lagi,” kataku sambil memandanginya. 

β€œMendingan kamu selalu cari alasan aja, Al, biar nggak usah pake janji.” kata Tio sambil memegang kemudi dan menjalankan mobilnya.

Dia marah, dan meski itu hanya sebuah memori, aku benar-benar sudah tidak takut lagi. 

β€œLagi???” ucapku ketus pada Siti, setelah ia memintaku berbohong lagi untuk menyelamatkan hubungannya itu.

β€œTerakhir… Terakhir deh, Al…” kata Siti terus membujuk.

β€œKemarin juga lo bilangnya terakhir! Nggak, ah, nggak mau ikutan lagi gue. Nambah dosa gue aja,”

β€œAyolah… kali ini gue bayar, deh…”

β€œEh, Ti, nggak semua orang apa-apa duit kayak lo, ya.” kataku. β€œLagian, kalau gue bohong lagi, anak-anak kantor yang ada makin curiga. Masa iya jadwal ketemu klien selalu lo sama Farid mulu? Masa sampe jam dua pagi? Istrinya tuh sering WA gue tahu, nggak, lo? Mas Farid masih di kantor, kah, Alina? Maaf saya jadi nanya kamu, takutnya Mas Farid belum makan malam…”

Siti diam. Aku pun melanjutkan.

β€œKan gue jadi dosa juga. Udah, ah. Gue berhenti. Gue nggak mau berurusan lagi. Mau ketahuan, mau nanti istrinya jadi kecewa, mending gitu, deh! Daripada tuh perempuan baik-baik, dikibulin mulu sama laki, lo!”

Aku meninggalkannya pulang dengan ojek online menuju halte, seperti biasanya. 

Pukul setengah lima. Brengsek. Gara-gara pertemuan itu, aku jadi terjebak dalam sebuah pencarian baru. Iya. Aku jadi nyariin dia sekarang. Ke mana, ya? Kok belum muncul? Tadi pagi pas berangkat perasaan aku melihatnya di dalam bus. Apa dia belum pulang? Masih di kantor? Apa iya kantor? Tapi kantor apa? Gimana kalau dia bekerja di rumah sakit? Di pelabuhan? Di bandara? Aku bahkan tidak sempat nanya.

β€œCelingak-celinguk cari apa sih?”

Danu berdiri di sampingku. Ia datang. 

… bersambung

109 responses to “pukul 7”

  1. Anonymous

    lagi nyari cela buat milih tim danu atau tio

    Like

  2. bil

    hwaa bingunggg antara danu dan tiooo

    Like

  3. Ella

    marni oh marniπŸ₯Ή

    Like

  4. Anonymous

    Tolong us, gue gabisa berekspektasi ke siapa-siapa, gasiap trauma sama endingπŸ₯²

    Liked by 1 person

  5. Sari

    Bener2 lu ya udh bikin hati gonjang ganjing

    Like

  6. Nurul Hikmah

    ‘ pulang ‘ klise tapi bermakna dalam..

    Like

  7. Anonymous

    ini kalo endingnya zonk, bener bener lu us :)

    Liked by 1 person

  8. El

    celingak celinguk cari mas Danu dong hshshshsh, jungkir balik ah gua

    Like

  9. cumii

    danuu ksksksks

    Like

  10. Anonymous

    roller coster bgt baca ni ceritaa akskakkskaakka

    Like

  11. cikalmyhen

    shskhjs danuuu gemes bangettt

    Like

  12. Anonymous

    AASWKMSLNWKCSXM CIEE

    Like

  13. Anonymous

    aaaaa danu terlalu gemas

    Like

  14. bri pake na

    celingak-celinguk cari abang danu 😘😘

    Liked by 1 person

  15. :'(
    bener-bener deh

    Like

  16. Teri ke 1252662

    waaaaa lanjutttt, gasabar sama danu!πŸ˜ πŸ˜­πŸ™

    Like

  17. teri gu

    affah Iyah mas dannuuu

    Like

  18. Aila

    Tiba tiba Danu datang kepadakuuu

    Like

  19. Danu:i’m coming

    Like

  20. Nia

    Danu:i’m coming!

    Like

  21. Anonymous

    TIM DANUUU PLISS LANJUTT CERITANYAA 😭❀️

    Like

  22. aulkesekian

    ahhh ngegantungggg kaya hubungan kuu, tidakkkkk

    Like

  23. Anonymous

    Plis danuh omgg dbudjagsjsvajs

    Like

  24. Pioo

    aaaaaa gemessssss bgttttπŸ₯Ί
    Ada tiooo tp hadir danu jugaaaπŸ₯²

    Like

  25. Anonymous

    huwaaa danuuuuuu

    Like

  26. Anonymous

    AKKKKKK DANUUU

    Like

  27. Anonymous

    Luchuuuuu bgttt

    Like

  28. Helena Anggidesialamia

    Gemeessss amadddhhhhhhh danuuu

    Like

  29. Anonymous

    lanjut ga sihhh

    Like

  30. Anonymous

    gemesss bgt danuu

    Like

  31. Anonymous

    bener bener gemesssss

    Like

  32. Anonymous

    AAAAAA GEMAS SEKALIIII

    Like

  33. M

    gemesssss

    Like

  34. Anonymous

    Celingak-celinguk cari apa sih?
    hshshsnsbsvzhajakabβ™₯️β™₯️β™₯️

    Like

  35. sitirahma2re

    gemesnyaa

    Like

  36. Anonymous

    Tim Danuuuuu

    Like

  37. no name

    maju Danu gua dukung

    Like

  38. INI PERTANDA APA YE UDSS JGN ANEH” PLSS

    Like

  39. zeeeaaaa

    USSSS :( banyak yg relate sm akuπŸ˜“πŸ˜“

    Like

  40. Anonymous

    us lanjutannya bisa besok aja gakkk? wkwk

    Like

  41. Anonymous

    Kok danu munculnya pas ending part😭

    Like

  42. Prinsis teri

    πŸ˜†πŸ€­β€

    Like

  43. mentang-mentang pukul tujuh uploadnya jam tujuh ye us

    Like

  44. blgstni_

    gemasss sekali

    Like

  45. Anonymous

    Orang kaya gini semua pikirannya nggak akan pernah berakhir sampai suatu titim dia sadar. Aku berhak untuk bahagia dan ibu juga.alina mungkin akan selalu berada di titik itu. Di titik dia mau bersama ibunya.

    Like

  46. nay

    endingnya bikin senyam senyum πŸ‘

    Like

  47. ann

    Tio, memikat sejak awal. Kalau baca pukul setengah 5 selalu mau ada Tio didalamnya:)

    Like

  48. yaya

    Danuuu keluarrr danuuuu, coba sama tio mendingan mana..

    Like

  49. Anonymous

    aaaaa gemasss cekaliiπŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯Ί

    Like

  50. Anonymous

    aaaaa gemasss cekaliiπŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯ΊπŸ₯Ί

    Like

  51. Nai

    Penasaran banget sama danuu

    Like

  52. nana

    wkwk lucuuuu

    Like

  53. Anonymous

    PENASARAN SAMA DANUUU

    Like

  54. Asmara

    penasaran sama danuuu hahahaπŸ’—

    Like

  55. Annisa aul

    Gemes banget us ga sabar cerita selanjutnya

    Like

  56. Rahmiza

    TIM DANU GARIS KERASSSπŸ™πŸ™πŸ™

    Like

  57. Imyhaa08_

    D tunggu pukul 8 nya ussπŸ”₯πŸ₯°πŸ«Ά

    Like

  58. Syifaaa

    Huaaaa gasabarrrrr cerita selanjutnya apaa… mana nunggunya masiii lama lagiii,,, sehat n hepii terus yaaaa usπŸ’˜πŸ’–

    Like

  59. Anonymous

    Aku dari kemaren penasaran sama si Danu, kutunggu-tunggu, eh cerita danunya cuma seumprit, ih gemaaas, tapi sukaaaak.

    Like

  60. Anonymous

    endingnya gemess❀️

    Like

  61. Chupachups

    Bingung ak, Danu apa Tio y???

    Like

  62. Anonymous

    Masa cerita selucu ini (eh ga deng) mau dijadiin sad ending US?

    Like

  63. candra ✨

    wah jadi penasaran deh us πŸ™

    Like

  64. Anonymous

    pukul stengah lima krna danu ya??? tapi aku pilih tioo drpd danuu uss!!!

    Like

  65. rizki aprilliya

    aku yakin tokoh utama yang diakhir cerita bukan danu

    Like

  66. tinneke sysna

    Aaaaaa gemasssss!!!!

    Like

  67. Aksarabumi

    MULAI PANAS NIH US, BENTAR LAGI KEBAKAR

    Like

  68. Del

    Pinter bgt bikin penasaran nya US nanggung tuh smngt cepet cepet up cerita selanjutnya ya di tunggu

    Like

  69. na

    danu dan tio aku gabisa milih ╯﹏╰

    Like

  70. Anonymous

    RAJIN UPDATE DONG KAK:((( HWAITINGGG

    Like

  71. Nilam

    Iiiihhh baru ketemu ko udah aja sii

    Like

  72. Maudy Ayunda

    Tidak sabar menunggu up nya uss

    Like

  73. Anonymous

    WAAAAAAAAAHHHHHH BNRR BNNR USSSSS

    Like

  74. leni yg bernafas

    Aduuuuhhh lucuuu bangeeett sihhh danu>>>>

    Like

  75. icaaa

    aaa paussss harus nunggu lagi iniiiii

    Like

  76. Anonymous

    πŸ₯ΊπŸ€

    Like

  77. icaaa

    aaaa paussss harus nunggu lagi ini obrolan sama danu nya

    Like

  78. Anonymous

    Us bisa langsung upload lg eps berikutnya gak? Atau minimapll restok baju bunder lah

    Like

  79. Cindy

    Heh kok cuma sebaris?😭 Yang bener saja us

    Like

  80. Win

    Ditunggu pukul delapan nya uss
    Semangat terus ✨

    Like

  81. Anonymous

    AWOWKSOWKWOWKWOWOWOWKWOWKAOWLAOW CELINGAK CELINGUK CARI SP SIH, YA CARI KM MANIEZ

    Like

  82. hyenha

    Masih heran sama pertemuan tak disengaja itu kebetulan atau takdir

    Like

  83. kyprtty

    AAAAAAAARRGGHHHHHHHHH PAUS AKU NGGA BISA BGT DIGINIIN 😭😭😭

    Like

  84. Ika Noor Rohma

    Nunggunya lamaaaaaa bacanya semenit😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠

    Like

  85. Anonymous

    Pukul 7 mau liat interaksi sama Danu, eh datengnya malah di ending, sepenggal kalimat juga pula..
    Haduhh nungguin lagii..

    Like

  86. Anonymous

    AAAKKKK TIDAK KUAT DENGAN ENDING YANG INDAH ALA PAUSSSS🀧😍

    Like

  87. Pcy

    Danuuu, hmmπŸ€”

    Like

  88. Teri ke-9999999

    Aku ngerti banget gimana alina marah tapi ga bisa apa apa, di keadaan dimana dia cuma bisa diam .. karena ga tau harus apaa, ga mampu juga buat ngapa ngapain, ujung ujungnya terima keadaan.. karena memang finalnya di menerima..

    Like

  89. Sepia Jeni

    Gilaaaa. Pauuuus bisa aja ngerayunya pake pukul set5. Tapi tetep harus restock sih 😑.
    Andd semangat Pauuuus, ga sabar tunggu lanjutannya pukul set5, lov u seng❀️❀️

    Like

  90. Anonymous

    Aaaaaaaa dia disanaa

    Like

  91. Indah

    Kalau kangen bilang alinaaaaa

    Like

  92. Anonymous

    harus kah menggantung?

    Like

  93. Anonymous

    Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa nangggggoooong amatttt sayang

    Like

  94. Kutil paus

    us satu kata aja deh “WAAAAAH”

    Like

  95. Anonymous

    Kangen bilan alinaaaaa

    Like

  96. Ohximsk_

    Kenapa ending nya pas Danu dateeeng???😭😭😭

    Like

  97. Anonymous

    huaaaaaaaaa usttt

    Like

  98. sifa hadju

    aduuh mas tio modus nya bisa bgt yaa lucu bgt 😭🀏

    Like

  99. Anonymous

    Siti bener bener ya

    Like

  100. universea🌷

    pukul 7 nya kurang panjangg, huhuhuu, endingnya jangan diancurin plssπŸ˜–

    Like

  101. tiara

    AAAAAAKKK PAUSSS AYO LANJUT CEPETAANNN

    Like

  102. heither

    WADUH END NYA SELALU DAN SELALU

    Like

  103. Arnyung

    Aaaa ntsana
    Berharap pukul 8 segera terbit huhu

    Like

  104. icaaa

    aaaa, paussss nunggunya udah lama bgt loh iniiii

    Like

  105. Anonymous

    SI MARNI UDAH MULAI NYARIIN NIH 😻

    Like

  106. Yesha Wineini

    Aaaaaaaaa kiyowooooksss

    Like

  107. aqisnnisa

    paus emg benerΒ² ya bikin ketar ketir

    Like

  108. Anonymous

    pertamaaa

    Like

  109. Teri turunan arab

    Huwaaaaaaaaa danuu plisss

    Like

Leave a comment